Mesin Pencarian

Kamis, 15 Januari 2009

Mengenal Apa Itu Cinta

Cinta adalah suatu hal yang diinginkan setiap kita, namun banyak kita tidak menemukan hal ini: cinta yang sejati. Dalam kehidupan ini kita dapat melihat pencarian yang tidak pernah berakhir terhadap apa yang dinamakan cinta. Kita mencarinya di semua tempat: dalam rumah dan keluarga kita, melalui persahabatan, melalui hubungan kencan, pernikahan dan bahkan lewat keyakinan agama. Namun apakah cinta itu? Dan di mana kita dapat menemukan cinta abadi untuk hidup kita?

Apakah Cinta Itu?

Cinta sering dijelaskan dalam bentuk perasaan. Namun cinta sesungguhnya - apa yang disebut penulis Perjanjian Baru sebagai kasih agape - adalah cinta atau kasih yang tidak berdasar perasaan sama sekali. Kasih agape dapat merubah hidupmu dan membuatmu merdeka. Dan itu semua dimulai dengan keputusan yang harus kamu ambil.

Kasih agape adalah keputusan untuk menganggap kebutuhan orang lain lebih utama dibanding kebutuhan diri sendiri. Hidup dalam pengorbanan, memberi tanpa mengharapkan imbalan dan melupakan pembalasan. Di atas segalanya, cinta kasih agape adalah satu keputusan untuk menerima dan meresponi kasih yang Tuhan miliki. Semua usaha kita untuk mengasihi orang lain tidak akan memberi buah sampai kita meresponi kasih Tuhan itu sendiri. Seperti halnya Alkitab mengatakan, "Kita mengasihi karena Allah telah terlebih dahulu mengasihi kita". (1 Yohanes 4:19).

Selanjutnya pemahaman kita akan cinta kasih dimulai dengan pernyataan nats Alkitab yang paling sering didengar, Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Inilah apa yang disebut Alkitab sebagai ‘lahir baru' atau ‘lahir dari atas'. Dalam pengalaman kelahiran baru ini, Tuhan membukakan kasihNya yang menakjubkan bagi manusia. Keajaiban ini akan menghasilkan dalam dirimu sesuatu yang alami yang akan mengijinkan kamu untuk mengasihi orang lain dengan cara yang tidak pernah terjadi sebelumnya - tanpa tergantung respon mereka terhadap cintamu.

Kelahiran baru hanyalah permulaan. Untuk bertumbuh dalam kasih kita harus melanjutkan untuk menerima kasih Tuhan dan pengampunanNya (Lukas 7:47). Perhatikanlah doa rasul Paulus untuk orang percaya di Efesus, "Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. (Efesus 3:18-19).

Kita tidak hanya perlu untuk ‘berakar dan berdasar' dalam kasih Tuhan untuk kita, tapi kita juga perlu untuk selalu meningkatkan pemahaman tentang kasihNya terhadap kita.

Kala kita mengalami kasih Tuhan dan meresponinya dalam kasih, kita akan ditransformasikan dalam gambaran Allah. Kita juga akan dipenuhi dalam rencana Allah yang besar, "untuk mengasihi Tuhan dan sesama" (Markus 12:29-31). Kasih ini tidak dapat dielakkan harus menguasai tindakan kita (1Yohanes 3:13). Pada akhirnya, bukti kesaksian dari cinta kita terhadap sesama akan membuktikan pada dunia bahwa kita adalah benar-benar murid Kristus (Yohanes 13:34).

Bila kasih agape itu tidak didasarkan atas perasaan, perasaan cinta akan sering mengikuti ekspresi pernyataan cinta. Sewaktu hidup kita mulai mendemonstrasikan ‘buah Roh' (kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri), keberadaan emosi kita niscaya akan berubah semakin baik. Namun kita tidak harus melihat berdasar emosi. Melainkan lihatlah terlebih dahulu tentang kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan kepada kita (Matius 4:33)

Mengalahkan Tembok Untuk Mengasihi

Meski dengan pemahaman cinta, kita seringkali menemukan betapa sulitnya untuk mengalahkan tembok untuk mengasihi. Benteng ini seringkaIi timbul dari pengalaman kita di masa lalu : rasa sakit, luka hati, penolakan, dan ketertolakan yang membuat kita tidak dapat memberikan atau menerima kasih yang sesungguhnya.

Kunci untuk mengalahkan benteng masa lalu dapat disimpulkan dengan satu kata, pengampunan. Dengan meminta pengampunan pada siapa kita bersalah - dimulai dari Tuhan - lalu kemudian mengampuni semua orang yang bersalah pada kita, kita memindahkan lingkaran kepahitan dan memasuki kerajaan kasih agape dari Tuhan.

Hasrat yang berpusatkan pada diri sendiri seperti kesombongan, iri hati, cemburu dan keangkuhan seringkali memisahkan kita dari kasih Tuhan yang sejati. Penghalang ini sendiri dapat dikalahkan hanya melalui pertobatan, dengan berbalik dari dosa dan meminta Tuhan mengampuni semua dosa keegoisan dan tindakan kita. Ketika kita merendahkan diri di hadapan Tuhan dan menerima pengampunanNya, kita akan menemukan kemerdekaaan untuk melihat antara kebutuhan dan mencapai apa yang ada di sekeliling kita.

Menemukan Kasih Sejati

Pencarian cinta kasih dimulai dengan hubungan kita dengan Tuhan. Jika kamu mencari cinta kasih sejati, bukalah dirimu pada satu pribadi yang mencintai kamu lebih dari apapun juga di muka bumi ini. Tuhan amat mengasihimu sehingga Dia memberikan putra tunggalNya Yesus. Panggillah kasih itu, Yesus, sekarang juga. Biarkan Dia menjangkau dan menyentuh kamu dengan kasih agape yang datang dari hati Tuhan. Bertobat dan minta pengampunan Dia dan menerima dalam iman (Roma 10:13, 1 Yohanes 1:8-9, Yohanes 1:12). Mintalah Tuhan memenuhimu dengan Roh Allah atau Roh Kudus (Lukas 11:13).

Kala dirimu bertumbuh dalam iman, biarkan Tuhan membuka kasihNya yang besar bagi kamu setiap hari. Lalu capailah dalam tindakan nyata untuk mereka yang ada di sekelilingmu - keluarga, teman, rekan kerja, tetangga - dan dengan cara demikian menyatakan kasih yang telah kamu terima dari Tuhan.

Akhirnya, berdoalah dan minta Tuhan mengisimu dengan pemahaman baru tentang cinta kasih, "Allah Bapa, saya percaya Tuhan mengasihi saya. Firman Tuhan mengatakan saya dapat mengasihi Tuhan karena Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi saya. Saya berterima kasih untuk cinta kasihMu. Penuhi hati saya dengan jalan mulia yang Tuhan miliki. Penuhi saya dengan Roh Kudus dan kasih. Tolong saya untuk bertumbuh dalam kasihMu dan biarkan saya menunjukkan kasihMu pada semua orang di sekeliling saya. Terima kasih Bapa, Di dalam nama Yesus. Amin."

Firman Tuhan Tentang Cinta Kasih

Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi. (1 Yohanes 4:7-11)

Nats Ayat Untuk Dipelajari

1 Korintus 13 - Apakah Cinta Kasih Itu?
Yohanes 3:16 - Pernyataan kasih Tuhan
1 Yohanes 4:7-14 - Penjelasan kasih Tuhan
Efesus 2:4-5 - Kasih Tuhan diterima tanpa usaha manusia
Yohanes 15:12-17 - Perintah Tuhan untuk mengasihi
Yohanes 13:34-35 - Cinta menyatakan iman
Matius 5:43-44 - Musuh harus dikasihi
Galatia 5:22-23 - Buah kasih yang mengagumkan

Sumber : CBN

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar