Mesin Pencarian

Sabtu, 10 Januari 2009

Toyota Dan Honda Sementara Hentikan Produksi

Belum membaiknya krisis ekonomi global membuat Honda Motor Co. (HMC) mengeluarkan kebijakan luar negerinya. Toyota Motor Corp. juga mengikuti langkah sama, hanya berlaku di dalam negeri.

Produsen mobil terbesar No.2 di Jepang itu menunda start produksi pada pabrik pertamanya di Argentina selama lebih dari enam bulan. Padahal HMC sudah menanamkan modal sekitar Rp 1,1 triliun untuk membangun pabrik yang direncanakan berproduksi 2009 ini dengan kapasitas produksi 30.000.

"Pabrik baru itu tetap jalan, hanya tak mungkin akan start sampai pertengahan 2010," tegas juru bicara Honda Hideto Maehara beberapa hari lalu. Jadi pabrik, lanjutnya hanya produksi sesuai dengan permintaan pasar global.

Sekarang ini, pasar mobil lagi terpuruk dan Maehara tak tahu sampai kapan bisa kembali normal. Sementara dari hasil pembuatan di Argentina yang memperkerjakan sekitar 800 orangitu, Honda berencana mengeksport ke Brasil.

Tak cuma itu, sejumlah program yang sudah menjadi agenda ditunda. Termasuk menghentikan ekspansi di jepang dan beberapa negara lainnya, seperti di Turki dan India. Namun Honda berharap sampai tahun fiskal terakhir (akhir Maret 2009) dari group bisa meraih keuntungan bersih Rp 22 triliun.

Sementara pabrikan mobil No.1 di Jepang Toyota Motor Corp. juga menunda produksinya di seluruh pabriknya berjumlah 12 selama 11 hari, mulai dari Februari sampai Maret. Ini belum pernah terjadi, terutama bagi Toyota. Hal ini dipicu dengan menyusutnya permintaan global.

Sumber : Kompas/VM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar